duniaawam Saya adalah seorang pemula yang ingin berbagi informasi dan ilmu yang telah di dapatkan untuk membangun kredibilitas bangsa.

Pengertian Pasar Bebas, Ciri-Ciri, Tujuan, Contoh

4 min read

Pasar Bebas

Pasar bebas – Kita akan mencoba mengenal pengertian pasar bebas, ciri-ciri dari pasar bebas, tujuan mengadakan pasar bebas, tujuan mengapa diberlakukannya pasar bebas, contoh pasar bebas yang sedang berlaku dan apa saja dampak positif dan negatif pasar bebas bagi Indonesia.

Pengertian Pasar Bebas

Pasar Bebas adalah sebuah pasar dimana seluruh keputusan ekonomi dan individu yang berhubungan dengan uang, barang atau jasa dilakukan secara sukarela. Pasar bebas juga bisa diartikan sebagai pasar yang bebas dari diskriminasi pemerintah terhadap kegiatan ekspor atau impor.

Pasar bebas yakni salah satu wadah untuk menampung sesuatu yang dihasilkan oleh setiap orang yang berasal dari paham kebebasan yang disediakan kepada para pelaku ekonomi untuk mengusahakan kegiatan ekonomi sesuai dengan keinginan mereka tanpa adanya campur tangan dari pemerintah.

Pengertian Pasar Bebas Menurut Para Ahli Ekonomi

1. David Ricardo

Pasar bebas adalah sebuah sistem perdagangan luar negeri yang mana tiap-tiap negara melakukan usaha dagangnya tanpa ada halangan dari negara yang ikut dalam pasar bebas.

2. Adam Smith

Pasar bebas sering disebut perdagangan bebas, yakni sebuah sistem perdagangan yang berbasis di luar negeri. Masing-masing negara bebas memasarkan barang tanpa alasan hambatan dari negara yang masuk dalam kerjasama. Jadi semua bebas untuk berdagang antar negara.

Ciri – Ciri Pasar Bebas

  • Sebagai sumber produksi serta alat bisa dimiliki dan dikelola oleh perorangan, masyarakat, maupun organisasi/perusahaan.
  • Akan terdapat sebuah pembagian kelas ekonomi yakni masyarakat pekerja dan sang pemilik modal.
  • Persaingan antara perusahaan satu dengan perusaan lain, dimana mereka berlomba untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.
  • Tidak adanya ikut campur pemerintah dalam ekomoni pasar, Dengan demikian masyarakat akan dengan bebas mengatur perekonomian.

Tujuan Pasar Bebas

  • Mampu meningkatkan kreativitas dan tata ekonomi individu
  • Sebagai media untuk mendapatkan informasi harga barang dan juga permintaan.
  • Menjadi peluang besar untuk para pengusahawan agar mereka bisa mengembangkan bisnis dari berbagai sektor yang ada.
  • Dengan bebas, para pengusaha dapat memiliki ide dan inovasi modern untuk bisa mengmbangkan bisnis mereka.
  • Mendorong terjadinya produksi barang lebih banyak dan berpotensi mengembangkan ekspor barang tersebut.
  • Memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk mengatur perekonomian.

Sebuah pasar bebas harus memiliki kesepakatan bersama yang  tentunya sudah disetujui oleh negara-negara yang ikut serta dalam pasar bebas yang dibuat. Untuk memperkaya ilmu berikut ini adalah beberapa Contoh pasar bebas yang harus kalian ketahui.

Contoh Pasar Bebas

Pasar Bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)

Seperti judulnya MEA adalah pasar yang beroperasi khusus dibagian Asia tenggara yang dibentuk pada tahun 2015. MEA merupakan pasar dimana negara-negara asean siap menjual barang ke seluruh anggota pasar tana dikenakan tarif atau bea cukai. Selain menjual barang ternyata jasa juga bisa dijual dalam MEA karena hal tersebut maka akan banyak pekerja dari luar negeri yang siap melayani orang pribumi.

Dalam MEA ternyata para anggota juga bisa mendirikan pasar tunggal sehingga kompetisi diantara anggota akan semakin meningkat. Terutama bagi Indonesia sendiri MEA membuka peluang yang menjanjikan namun bisa juga menjadi bumerang jika tidak bisa memaksimalkan peluang yang ada. Tantangan akan semakin meningkat karena banyak sekali barang-barang dari Indonesia yang masih belum bisa bersaing dengan baik di luar negeri. Usama Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi sasaran paling tepat sebab tiga aspek tersebut bisa menjadi benteng yang kokoh dalam memenangkan pesaingan dengan negara lain dalam MEA.

Pasar Perdagangan Bebas ASEAN Free Trade Area (AFTA)

AFTA adalah sebuah pasar hasil kesepakatan dari negara-negara di ASEAN yang bertujuan untuk membentuk kawasan perdagangan yang bebas agar meningkatnya daya saing ekonomi di kawasan atau wilayah ASEAN. Pada tahun 1992 saat Konferensi Tingkat Tinggi (KKT) ASEAN ke IV yang dilaksanakan di Singapura ternyata telah dibentuk sebuah oraganisasi AFTA. Dengan adanya ASEAN Free Trade Area menjadi peluang yang menjadi harapan basis produksi dunia dengan menciptakan pasar regional untuk 500 juta penduduk ang ada di ASEAN.

Perdagangan Bebas Asia Pasific Economic Cooperation (APEC)

APEC adalah salah satu organisasi internasional yang bertujuan untuk meningkatkan perkembangan ekonomi dan kesejahtraan negara-negara di kawasan ASIA Pasifik. Hingga saat ini ternyata sudah ada 21 anggota dalam APEC yang berasal dari Asia dan Pasifik. APEC ternyata mempunyai peranan cukup vital untuk perekonomian Indonesia yang semakin hari semakin menurun yakni meningkatkan kerjasama dengan para anggota APEC dan meningkatkan sara Investasi untuk kemajuan bangsa.

Pasar Bebas Uni Eropa

Uni Eropa adalah sebuah organisasi yang terdiri dari 28 negara di Eropa. Uni Eropa sendiri ternyata bukan sebuah negara federal atau sebuah organisasi internasional melainkan badan otonom daripada keduanya. Artinya negara-negara dalam Uni Eropa bebas mencampurkan kedaulatan untuk memperoleh hal yang lebih besar jadi tiap-tiap neraga akan berdaulat. Uni eropa memiliki banyak manfaat salah satunya adalah untuk menyingkirkan hambatan keluar masuk barang dari negara anggota sehingga dapat meningkatkan perekonomian para anggotanya.

Pasar Perdagangan North America Free Trade Area (Nafta)

Nafta adalah contoh perdangan bebas yang mencakup negara-negara yang ada di Amerika Utara. Nafta di dirikan pada tahun 1994. Perlu diketahui juga bahwa kantor utama NAFTA terletak di Washington DC, Ottawa dan juga Meksiko City. Tugas utama mereka adalah mengatur ekonomi termasuk melakukan hubungan niaga sampai dengan mengurus visa serta paspor.

China – ASEAN Free Trade Area (CAFTA)

CAFTA adalah sebuah organisasi yang membaut perjanjian perdagangan antara China dengan negara-negara yang tergabung ASEAN. Dengan adanya perjanjian ini mereka membelakukan aturan yang menyatakan bahwa perdagangan bebas diantara mereka bebas tarif bea masuk.

China merupakan negara dengan perekonomian yang sangat kuat, tepatnya pada tahun 2001 dalam KTT-ASEAN yang ke-7 di Bandar Sri Begawan Brunei Darussalam menteri mereka mengadakan kerja sama perdagangan dengan ASEAN dan disahkan di Vietnam pada November 2008.

The Domonician Republic – Central America FreeTrade Agreement (DR CAFTA)

DR-CAFTA adalah sebuah perjanjian antara Amerika Amerika Serikat dengan negara-negara yang berada di kawasan Amerika Tengah seperti Costa Rica, Honduras, Nikaragua, Guatemala dan negara-negara lainnya.

Perjanjian ini telah ditandatangani pada tahun 2003 dan 2004. DR-CAFTA memberikan dampak yang bagus karena tarif ekspor produk-produk Amerika Serikat ke negara-negara anggota Amerika Tengah berkurang sebesar 80%.

Perjanjian Perdagangan Bebas Uni Eropa – Amerika Serikat

Hubungan antara Uni Eropa dan Amerika Serikat sangat rukun sampai artikel ini dibuat, meski dunia sedang mengalami krisis globalisasi tertapi mereka mampu menghasilkan 1 Milyar Dollar per hari. Selain itu mereka dilaporkan juga mampu menyerap penjualan barang – barang 20% dan dari 30% dari ekspor pelayanan.

Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Serikat – Korea Selatan

Hubungan keduanya memang dikabarkan sedang tidak baik, namun dengan adanya perjanjian ini kedua raksasa ekonomi ini mempunyai keuntungan masing-masing. Korea Selatan akan mendapatkan impor dari Amerika serikat dengan bebas, dan tentunya Amerika Serikat akan mendapatkan keuntungan dari Ekspor ke Kore Selatan.

Perjanjian perdagangan Bebas ASEAN – Amerika Serikat

Tidak hanya sampai dengan Korea Selatan, ternyata Amerika Serikat juga menjalin hubungan dengan ASEAN. Sama halnya dengan tadi, mereka memiliki keuntungan dari penjanjian ini.

Dampak Positif Pasar Bebas Bagi Indonesia

  • Indonesia dapat mengalokasikan SDA untuk ekspor ke negara lain, dengan demikian akan meningkatkan pendapatan perkapita.
  • Dapat memperluas lapangan pekerjaam, pasar produksi serta peluang untuk investasi serta meningkatkan SDM.
  • Membantu dalam meningkatkan IPTEK untuk bisa bersaing dengan negara lain.
  • Meningkatkan minat Investor luas untuk menanam saham di Indonesia dengan aturan produksi barang tersebut di Indonesia.
  • Devisa akan meningkat dari proses Ekspor dan Impor seiring berjalannya waktu.
  • Kerja sama dengan negara lain dapat dijalin dengan mudah.
  • Meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan usahanya.
  • Meniru, meneliti dan membuat inovasi baru untuk bisa bersaing dengan produk luar negeri.

Dampak Negatif Pasar Bebas Bagi Indonesia

  • Kewenangan negara menggunakan kebijakan fiscal, keuangan dan moneter untuk mengambil keputusan dalam negeri akan cenderung menurun bahkan bisa saja menghilang.
  • Indonesia akan mendapatkan dampak besar jika tidak dapat besaing dengan negara lain. Salah satunya akan berdampak terhadap pertambahan jumlah pengangguran.
  • SDA akan terserap habis seiring dengan perkembangan ekonomi dimana perusahaan asing juga ikut menggunakan sumber daya alam milik Indonesia.
  • Kalahnya produk dalam negeri karena import berlebihan yang menyebabkan masyarakat lebih tertarik dengan barang luar yang lebih murah.
duniaawam Saya adalah seorang pemula yang ingin berbagi informasi dan ilmu yang telah di dapatkan untuk membangun kredibilitas bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *