--> Skip to main content
Gaji Pelaut Indonesia Menurut Kelas Jabatan Terlengkap

Gaji Pelaut Indonesia Menurut Kelas Jabatan Terlengkap

--Letakan kode unit adsense hasil parse disini--
Konten [Tampil]
Informasi Gaji Pelaut Indonesia Terbaru (Lengkap)

Standar Kualifikasi dan Informasi Gaji Pelaut Indonesia Berdasarkan Jabatannya – Tanah air Indonesia termasuk dalam negara yang dikelilingi pulau-pulau besar nan indah.

Perairan Indonesia adalah salah satu kebaikan alam yang menjadi anugerah dan penyumbang devisa negara cukup besar untuk pemerintah.

Hanya saja, profesi pelaut tidak banyak diminati oleh sebagian besar penduduknya. Padahal, angka gaji yang ditawarkan cukup menggiurkan.

Keunggulan dan Kelemahan Menjadi Seorang Pelaut

Setiap pekerjaan memiliki tantangan tersendiri, termasuk menjadi seorang pelaut. Apa sajakah yang menjadi keunggulan dan kelemahan berada dalam profesi satu ini? Simak ulasannya berikut ini.

1. Harus Kuat Berjauhan dengan Keluarga

Salah satu hal yang harus dikorbankan ketika menjadi seorang pelaut adalah keluarga. Dirinya harus rela tidak bersama dengan anak dan istri demi melakukan tugas dan mengikuti protokol yang ditetapkan.

Seorang pelaut harus bisa menahan rindu berbulan-bulan karena tugasnya di perairan yang menuntut demikian. Kepulangannya tidak dapat diprediksi, tergantung pada kebijakan kerja yang menaunginya.

2. Diharuskan Memiliki Kondisi Tubuh yang Prima

Menjadi seorang pelaut memiliki tuntutan lain untuk selalu prima dalam bertugas. Fisik yang lemah tidak akan mudah bertahan dalam kondisi cuaca dan perairan yang bisa saja diterpa badai dan hal-hal nonteknis lainnya.

Seseorang yang memutuskan untuk menyibukkan diri di kapal dan bertugas sebagai pelaut harus selalu waspada dan menjaga kondisi tubuhnya agar tetap sehat.

3. Mempertimbangkan Penghasilan yang Didapatkan

Terdapat kesimpangsiuran mengenai informasi gaji pelaut di Indonesia. Sebagian besar beranggapan bahwa penghasilan seorang pelaut cukup besar.

Padahal, sebenarnya angka pemasukan uang yang didapatkan jauh dari standar cukup jika disejajarkan dengan risiko pekerjaan yang dijalani.

Pada akhirnya, pelayar Indonesia yang bukan berada pada tingkat ASN akan memutuskan untuk berpihak pada kapal asing yang memiliki gaji dollar dibandingkan bekerja di kapal dalam negeri.

4. Bermental Baja dan Sanggup Mengatasi Tekanan

Seorang pelaut profesional adalah mereka yang benar-benar menyukai profesi ini juga harus sanggup menghadapi tekanan yang datang.

Agaknya, mental baja dan passion yang kuat harus menjadi salah satu pondasi yang kuat agar bisa bertahan menghadapi segala kesulitan yang akan menghadang di depan mata.

Kualifikasi Standar Profesi Pelaut Indonesia

Kualifikasi ini tak hanya berlaku pada tingkatan ASN saja, melainkan juga menjadi standar pencarian pekerja yang biasanya dipakai oleh perusahaan kapal atau sejenisnya di Indonesia.

Jika Anda sudah memenuhi syarat, tak ada salahnya mencoba untuk mendaftarkan diri.
  • Jenis kelamin Pria
  • Pendidikan minimal SMA/SMK atau sederajat
  • Usia maksimal 40 tahun
  • Memiliki pengalaman minimal 1 tahun
  • Memiliki fisik yang sehat dengan ditandai surat keterangan sehat dari rumah sakit
  • Bersedia ditempatkan di seluruh jaringan yang terkait

Informasi Standar Gaji Pelaut Berdasarkan Kelas dan Jabatannya

Berikut adalah informasi gaji pelaut Indonesia yang bisa menjadi referensi jika anda hendak menjadi awak kapal, silahkan simak dengan baik.

1. Profesi Nahkoda

Nahkoda Indonesia, biasanya menerima penghasilan sekitar Rp3.500.000 per bulan berdasarkan standar UMP (Upah Minimum Provinsi).

Informasi gaji pelaut tersebut merupakan angka yang sangat kecil bila dibandingkan dengan gaji dari kapal asing yang berkisar antara $900-2000 atau berada dalam kisaran Rp10 juta ke atas mengikuti perkembangan dollar di Indonesia hari ini.

Angka tersebut berada pada level yang berbeda jika jabatan yang diemban adalah Aparatur Sipil Negara.

Gajinya berkisar antara 3200USD (Rp43.820.000 ) - 6000 USD ( Rp84.901.250). Angka tersebut sudah sesuai dengan standar syarat sebagai nahkoda atau kapten kapal yakni ISM Code, SSOT ISPS Code, Bridge Resources Management, ANT-I, MEFA, BST, SCRB, AFF, ARPA,SHMC, MC,TF, RADAR, CCM,GMDSS+ORU, dan ECDIS. Ditambah untuk kualifikasi kapal tanker yakni CT, LGT,OT.

2. Jabatan Chief Officer /CO

Informasi gaji pelaut yang berprofesi sebagai Chief Officer berada pada angka  2800 USD (atau setara Rp38.342.500) - 5400 USD (atau setara Rp73.946.250) dengan syarat dan ketentuan GMDSS, BRM, CCM, ISPS Code SSOT, ECDIS, ISM Code, SHMC ANT-II, BST, SCRB, AFF, MEFA, MC, TF, RADAR, ARPA, dan untuk kapal tanker ditambah LGT OT, CT. Tugasnya sebagai kapten di bagian dek yang bertanggung jawab atas bongkar muat barang.

3. Jabataan Second Officer

Pada umumnya, gaji seorang second officer berkisar antara 2500 USD (Rp34.234.375 ) - 5000 USD (sekitar Rp68.468.750), yang juga memiliki preferensi pada RADAR,  ARPA, GMDSS, SHMC, BRM, ISPS Code SSOT, ISM Code, ANT-II/ANT-III, BST, SCRB, AFF, MEFA, MC, dan TC, dan untuk kapal tanker ditambah OT, LGT dan CT. Ia ditugaskan untuk bertanggung jawab pada bagian pengobatan dan peralatan medis di kapal.

4. Jabatan Third Officer

Tugas yaang diemban yakni tentang kegiatan administrasi kapal dan menjaga peralatan seperti life jacket, sekoci dan lannya. Menjadi seorang Third Officer memiliki syarat dan penguasaan antara lain : ANT-III/ANT-IV,BST, GMDSS, BRM, ISM Code, SCRB, AFF, MEFA, MC, TF, RADAR, ARPA, +Tanker : OT,CT, dan LGT. Hak gajinya berada pada angka 2100 USD (Rp28.756.875) - 4500 USD (Rp61.621.875).

5. Jabatan Chief Engineer

Informasi gaji pelaut seorang Chief Engineer yakni berkisar 3000 USD (Rp41.081.250) - 5800 USD (Rp79.423.750). Tugasnya memastikan bahwa semua mesin, bahan bakar dan perkara engineering aman dan tidak mengalami gangguan. Dirinya juga bertanggung jawab bila ada mesin yang terindikasi rusak atau tidak bekerja dengan baik.

6. Jabatan First Engineer

Dirinya bertanggung jawab atas sistem hidrolis kapal dan inventaris kapal pada bagian main enginer. Kisaran informasi gaji pelaut yang didapat dari jabatan First Engineer yakni 2700 USD (atau setara Rp36.973.125) - 5300 USD (atau setara dengan Rp72.576.875).

7. Jabatan Second Engineer

Untuk informasi gaji pelaut Indonesia yang berada pada jabatan Second Engineer adalah 2400 USD (Rp32.865.000) - 4900 USD (Rp67.099.375). Jabatan ini diperlukan untuk bertanggung jawab pada kompresor dan generator mesin kapal yang sedang berjalan. Biasanya dirinya akan standby pada pukul 12.00 hingga pukul 04.00 waktu setempat.

8. Jabatan Third Engineer

Third Engineer atau masinis 3 bertanggung jawab sistem pendingin kapal dan pemompaan seperti ballas, sanitasi, dan pompa got. Pendapatan yang diterimanya berada pada kisaran angka 2000 USD (Rp27.387.500) - 4300 USD (Rp.58.883.125).

9. Jabatan Kelasi Mesin(Wiper)

Informasi gaji pelaut yang menjabat sebagai seorang Wiper berada pada kisaran angka 900 USD (Rp12.324.375) - 1600 USD (Rp21.910.000.00). Seorang Kepala Kelasi bertugas untuk mengecek semua urusan permesinan dan memastikan kebersihan engine room terjaga dengan baik.

10. Jabatan Chief Cook

Jabatan satu ini bertanggung jawab atas tersedianya logistik dan makanan untuk para pekerja kapal. Kisaran gaji yang diterima pada jabatan Chief Cook adalah 900 USD (Rp12.324.375) - 2000 USD (Rp27.387.500)

Uraian di atas hanya berupa gambaran ringkas mengenai kualifikasi dan informasi gaji pelaut Indonesia yang terdata per 2020.

Angka yang tertera bukan patokan utama, hanya rata-rata penjumlahan yang terakumulasi sejak beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, semoga artikel ini dapat menjadi acuan dan referensi jika anak atau kerabat Anda ingin mendaftarkan diri sebagai salah satu bagian tim marinir tanah air.

Demikian informasi gaji pelaut Indonesia yang bisa saya sampaikan kepada anda semua, semoga saja ilmu tersebut dapat bermanfaat untuk semuanya. Terimakasih.