--> Skip to main content
Pengertian PERIKANAN adalah : Definisi & Perkembangannya

Pengertian PERIKANAN adalah : Definisi & Perkembangannya

--Letakan kode unit adsense hasil parse disini--
Konten [Tampil]
Pengertian PERIKANAN adalah : Definisi & Perkembangannya

Pengertian Perikanan - Pada artikel kali ini kita akan mengupas tentang pengertian perikanan, manfaat, serta perkembangannya di Indonesia. Pengertian perikanan harus diketahui sebab merupakan salah satu sektor yang menopang perekonomian negara.

Sebagai negara yang terdiri dari belasan ribu pulau, merupakan hal yang wajar jika ditemukan banyak sekali usaha yang melibatkan perikanan. Mulai dari para nelayan, penjual ikan, tambak dan sebagainya yang masing-masing saling menopang satu sama lain.

Di Indonesia, urusan perikanan berada di bawah pengelolaan dan pengawasan Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Sehingga, segala hasil hayati yang berasal dari laut serta berbagai jenis ikan serta kegiatan yang bersangkutan yang berlangsung di Indonesia harus mengikuti ketentuan yang diberikan oleh bagian Kementerian Kelautan dan Perikanan ini. Bisnis di bidang perikanan ini sangat besar sehingga memegang kunci penting dalam perekonomian.

Meski memiliki potensi yang sangat besar, sangat disayangkan banyak orang yang kurang mengerti pengertian perikanan. Oleh karenanya,  kita akan bahas satu persatu mulai dari umum hingga pengertian perikanan menurut para ahli disertai dengan perkembangannya di Indonesia.

Definisi Perikanan

Pengertian Perikanan adalah kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pengembangan sumberdaya laut yang ada ikan, amfibi dan lainnya.

Jadi, meskipun bidang perikanan di Indonesia berada di bawah Menteri Kelautan bukan berarti masalah perikanan yang bukan berasal dari laut di luar tanggung jawab kementrian tersebut.

Jika merujuk pada perundang-undangan yang ada di Indonesia, Nomor 31 tahun 2004 yang sudah diubah oleh UU RI Nomor 45 tahun 2009, kegiatan yang digolongkan ke dalam perikanan dimulai dari kegiatan praproduksi, produksi, pengolahan hingga pemasaran produk perikanan. Produk perikanan itu sendiri bukan hanya ikan saja melainkan juga termasuk kerrang-kerangan, rumput laut dan sumber daya hayati dalam air.

Pengertian Perikanan Menurut Para Ahli

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan perikanan, sekarang kita akan bahas beberapa pengertian perikanan menurut para ahli, simak ulasannya.

Menurut Hempel dan Pauly

Perikanan adalah sebuah kegiatan mengeksploitasi sumber daya hayati dari laut. Pembatasan terhadap perikanan laut dikerenakan semuanya berawal dari berburu yang tentunya berbeda dengan kegiatan budidaya.

Menurut Encyclopedia Brittanica 

Perikanan adalah sebuah pemanenan ikan kerang-kerang (Shellfish) serta mamalia-mamalia laut.

Menurut Lackey 

Perikanan merupakan sebuah sistem yang terdiri dari tiga komponen. Pertama biota perairan, kedua habitat biota dan yang ketiga adalah manusia sebagai pengguna sumber daya tersebut. Dengan adanya komponen-komponen tersebut nantinya akna berpengaruh terhadap kualitas sebuah perikanan.

Menurut UU Nomor 45 Tahun 2009 

Perikanan adalah sebuah kegiatan yang erat kaitannya dengan memanfaatkan pengelolaan sumberdaya ikan atau hewan laut lainnya.

Menurut Meriam-Webster Dictionary 

Perikanan ialah suatu kegiatan industri atau musim panen ikan atau hewan lainnya yang hidup di laut.

Manfaat Perikanan Bagi Negara

Ada beberapa manfaat perikanan yang harus diketahui, salah satunya untuk meningkatkan ekonomi. Yuk, simak dengan baik.
  1. Menambah Pendapatan negara. Dengan sumber daya alam yang luas Indonesia termasuk kedalam salah satu negara besar yang mempunyai SDA lebih banyak dari negara manapun. Salah satunya di bagian laut. Dengan memanfaatkan perikanan yang ada, hal ini akan berdampak positif terhadap perekonomian negara.
  2. Manambah Penghasilan. Banyak warga yang memang minim penghasilan, terutama di daerah-daerah kecil. Namun, jika sumber dayanya bagus seperti misalnya daerah Pangandaran, kita bisa memaksimalkan penghasilan dengan menangkap ikan.
  3. Menaiknya derajat ekonomi. Banyaknya pengasilan dari hasil menangkap ikan akan bisa mendongkrak penghasilan. Dengan demikian derajat ekonomi akan meningkat dan masyarakat bisa memenuhi kebutuhan primer, sekunder bahkan tersier.
  4. Meningkatkan Devisa Negara. Darimana devisa berasal? Jawabannya adalah dari hasil Ekspor. Kita bisa mengekspor ikan-ikan hasil tangkap ke luar negeri yang nantinya akan berdampak baik bagi Devisa.
  5. Memenuhi Kebutuhan Pangan Masyarakat. Dengan perikanan yang ada pemenuhan kebutuhan akan pangan bisa terpenuhi dengan mudah. Karena SDA yang melimpah ruah dan banyak orang yang berprofesi sebagai nelayan membuat masyarakat tidak usah khawatir akan pasokan ikan.

Perkembangan Bisnis Perikanan di Indonesia

Sudah sejak lama, Indonesia dikenal sebagai negara maritim dengan nenek moyang seorang pelaut. Jadi bukan hal yang asing jika warga Indonesia terlibat dalam dunia perikanan meskipun prosesnya belum seperti saat ini.

Namun satu hal yang pasti, perikanan sudah menjadi salah satu kegiatan ekonomi semenjak dulu kala. Dulu sekali, warga Indonesia yang dikenal dengan sebutan wajak hidup dengan cara menangkap ikan dan berburu.

Perikanan pada masa itu, masa sebelum masehi, masih terbatas pada proses penangkapan dan konsumsi saja. Sekali pun proses ekonomi, yaitu jual beli, terlibat, porsinya masih berupa barter atau tukar barang.

Di wilayah timur Indonesia, perburuan ikan besar seperti hiu, bisa katakana hal yang lumrah. Meski saat ini perburuan ikan besar sudah dibatasi karena populasi ikan besar tersebut sudah di ambang batas kepunahan.

Perdagangan perikanan tercatat mulai dirintis pada abad 15 dan 16 oleh beberapa etnis yang dikenal dengan sebutan Bajini, Makassar, Bugis dan Bajo. Transaksi perdagangan dilakukan dengan pedagang dari Cina. Hasil dari perikanan yang diperjual-belikan saat itu adalah tripang dan trochus.

Perkembangan Perikanan Indonesia di Masa Penjajahan

Saat Belanda masih menjajah dan berkuasa di Indonesia, sektor kelautan dikelola oleh orang-orang dari Belanda. Sektor yang berhubungan dengan kelautan ini mulai dikembangkan sekitar tahun 1911-an dengan membentuk Bugerlijk Openbare Werken. Dua tahun kemudian, unit kerja kelautan ini berubah nama menjadi Departemen Verkeer en Waterstaat.

Khusus untuk perikanannya sendiri berada di bawah naungan lembaga lain yaitu Departemen van Landbouw dikarenakan perikanan pada saat itu dianggap salah satu bentuk macam pertanian. Bisa dikatakan perikanan pada zaman kolonial berhubungan dengan memanen hasil alam.

Bisa dikatakan, munculnya kedua badan yang dibentuk oleh Belanda ini merupakan cikal bakal terbentuknya Kementrian Kelautan dan Perikanan yang ada di Indonesia saat ini.

Di bawah departemen ini, dibentuklah sebuah organisasi khusus yang mengurus perikanan laut yang disebut Onderafdeling Zee Visserij dari Afdeling Cooperatie en Binnenlandsche Handel. Agar berkembang, pihak Belanda juga membuat sebuah lembaga penelitian yang bernama Institut voor de Zee Viseserij.

Saat Jepang mengambil alih kekuasaan di Indonesia, para pemuda Indonesia yang bermukim di wilayah pesisir pantai, terutama di wilayah Jawa, mendapatkan pelatihan khusus yang dikenal dengan sebutan Gyomin Boozyoo. Pelatihan dipusatkan di daerah Tegal dan Batang dan berlangsung selama 3 bulan.

Materi yang diberikan selama pelatihan tersebut meliputi pengetahuan dasar-dasar pelayaran dan perikanan. Pendidikan ini sebenarnya membuat warga Indonesia memperluas pengetahuannya dan memaknai ilmu perikanan dengan lebih baik lagi.

Setelah Pendidikan 3 bulan tersebut selesai, peserta pelatihan dipulangkan kembali ke daerah asal dan ditugaskan untuk mengembangkan ilmu yang sudah diperolehnya di wilayah masing-masing.

Perikanan di masa penjajahan Jepang mulai berkembang dan mengalami perluasan. Supaya bisa terorganisir dengan bai kantar sesama lembaga perikanan pemerintah maka dibentulah sebuah jawatan penerangan perikanan yang dikenal dengan nama Suisan Shidozo.

Di masa ini juga terdapat penyatuan pengelolaan antara perikanan darat dan perikanan laut meski sama seperti di zaman Belanda, pengelolaannya masih berada di bawah departemen pertanian.

Perikanan di Zaman Kemerdekaan

Setelah Indonesia akhirnya terbebas dari penjajahan, sektor perikanan diambil alih oleh Departemen Kemakmuran Rakyat dengan membentuk Jawatan Perikanan. Sama halnya pada saat zaman penjajahan Jepang, perikanan yang diurus meliputi perikanan laut dan darat.

Pengololaan bidang perikanan di zaman ini masih berada di bawah departemen pertanian. Hal ini bertahan hingga tahun 1964 sebelum munculnya rekomendasi dari Musyawarah Nelayan yang menyatakan diperlukan departemen khusus untuk perikanan ini.

Berdasarkan berbagai pertimbangan, Departemen Perikanan Darat/Laut akhirnya berpindah di bawah pengawasan Kompartemen Maritim bukan di bawah pertanian lagi.

Namanya pun ikut berubah menjadi Departemen Perikanan dan Pengelolaan Kekayaan Laut. Meskipun begitu hal ini tidak bisa bertahan lama karena munculnya pemberontakan G 30 S/PKI. Meskipun begitu, pemahaman akan pengertian perikanan di Indonesia akhirnya semakin lebih luas.

Selepas masa ini, sektor perikanan di Indonesia seolah terabaikan dan tidak tersentuh, terutama di zaman Orde Baru. Pada masa itu, pembangunan lebih dipusatkan pada pengembangan wilayah daratan saja.

Hingga akhirnya, saat masa orde baru berakahir dan diganti dengan masa revolusi, wilayah kelautan baru mulai tersentuh kembali dengan membentuk Departemen Eksplorasi Laut.

Nama ini diubah menjadi Departemen Eksplorasi Laut dan Perikanan berdasarkan putusan presiden pada tahun 1999 yang kemudian berubah lagi menjadi Departemen Kelautan dan Perikanan di tahun 2000.

Nama Kementerian Kelautan dan Perikanan baru disandangkan pada tahun 2009 berdasarkan PP No. 47. Namun jika membicarakan mengenai fungsi dan tugas dari kementerian ini maka tugasnya sama seperti DELP.

Di antaranya yaitu merumuskan, menetapkan dan melaksanakan kebijakan di bidang kelautan dan perikanan. Mengawasi dan melaksanakan tugas kementerian kelautan dan perikanan dan lain-lain.

Kesimpulan

Dengan terbentuknya pengelolaan perikanan yang baik dan teratur di Indonesia, maka diharapkan perkembangan di sektor perikanan ini akan lebih maju dan memberi kontribusi besar.

Dengan hal ini pula diharapkan pemahaman warga masyarakat Indonesia akan pengertianperikanan akan semakin lebih baik supaya mampu memajukan dan mengembangkan perikanan yang ada.

Lebih baik lagi jika perikanan di Indonesia menjadi salah satu sektor yang berperan penting dan memiliki posisi kuat dalam menopang perekonomian dan kehidupan masyarakat.

Itulah pengertian perikanan manfaat dan sejarah perkembangannya di Indonesia mulai dari masa penjajahan hingga zaman kemerdekaan. Semoga bisa menambah ilmu untuk anda semua, terimakasih.