--> Skip to main content
Struktur Jabatan di Kapal Laut (Bagian & Tugas)

Struktur Jabatan di Kapal Laut (Bagian & Tugas)

--Letakan kode unit adsense hasil parse disini--
Konten [Tampil]
Struktur Jabatan di Kapal Laut (Bagian & Tugas)

Struktur Jabatan di Kapal - Kapal laut adalah sebuah alat transformasi besar yang bisa menghubungkan kita dengan berbagai pulau di dunia.

Untuk mengendalikan kapal sebesar ini diperlukan banyak orang dengan berbagai jabatan di dalamnya.

Oleh karenanya awak kapal sangat penting, karena merupakan pengendali tubuh kapal yang tidak dapat dipisahkan.

Jadi, dengan adanya struktur di dalam kapal keseimbangan akan tetap terjaga karena dipegang oleh orang yang sudah mahir di bidangnya masing-masing.

Struktur Jabatan di Kapal Pesiar

Memiliki cita-cita bisa bekerja sebagai salah satu crew kapal pesiar tentu sangat menyenangkan. Selain memiliki penghasilan dan jenjang karir, Anda juga bisa menikmati keliling dunia secara gratis melintasi laut yang luas.

Walaupun jabatan dan jenjang karir yang tersedia di bidang ini lumayan banyak pilihannya, jabatan yang dipilih haruslah sesuai dengan latar belakang pendidikan yang Anda miliki.

Untuk informasi selengkapnya mengenai jabatan yang tersedia dalam kapal pesiar, simak penjelasan berikut ini.

1. Departemen Deck

Struktur jabatan di kapal yang pertama kali adalah departemen deck. Pada departemen yang satu ini memiliki tanggung jawab atas keamanan kapal, navigasi kapal, bongkar muat di pelabuhan, dan perawatan kargo sementara selama berada di laut.

Selain itu, departemen yang satu ini juga bertanggung jawab pada semua hal yang berhubungan dengan hukum dan perizinan perjalanan kapal pesiar, pemeliharaan kapal dan juga operasional kapal.

A. Nahkoda/ Master/ Captain

Dalam departemen deck, jabatan yang paling tinggi adalah nahkoda atau dikenal juga dengan sebutan master, captain, atau tekong.

Sebagai pemimpin tertinggi, captain bisa bertindak sebagai wakil perusahaan dan memiliki otoritas tertinggi dalam struktur jabatan di kapal pesiar.

Tugas dan tanggung jawab yang diemban nahkoda menyangkut kehidupan seluruh awak dalam kapal pesiar, kargo, termasuk juga di dalamnya keamanan kapal dan lingkungan.

Nahkoda berkewajiban untuk memastikan bahwa kapal pesiar dalam kondisi prima, bisa dioperasikan dan bisa dinavigasikan dengan aman dan efisien.

Kondisi kapal tersebut harus memenuhi syarat dan peraturan baik secara nasional, internasional, dan juga perusahaan.

B. Chief Officer

Setelah captain atau nahkoda struktur jabatan di kapal pesiar yang kedua adalah chief officer.  Tugas utamanya adalah membantu tugas sang captain/ nahkoda. Yaitu memberikan kemudahan bagi nahkoda untuk memimpin seluruh crew kapal serta bertanggung jawab dalam departemen deck.

Bagi Anda yang ingin bekerja sebagai CO harus bisa memimpin semua crew kapal. Selain itu, Anda juga harus bisa memberikan pertanggungjawaban kepada nahkoda atas seluruh hal yang terkait di bagian departemen deck. Yaitu perencanaan pelayaran kapal pesiar serta seluruh operasional kargo dan bongkar muat kapal. Untuk menunjang hal ini, Anda harus menguasai manajemen crew dan manajemen keselamatan kerja.

C. Second Officer

Di posisi berikutnya pada struktur jabatan di kapal pesiar adalah second officer. Tugas utamanya adalah untuk meringankan beban chief officer. Pejabat yang satu ini bertanggung jawab terhadap seluruh peralatan navigasi ruang kemudi, perlengkapan medis, peralatan radio, dan perencanaan perjalanan kapal pesiar.

D. Third Officer

Untuk jabatan berikutnya adalah third officer. Tugasnya antara lain adalah merawat peralatan keselamatan, menjaga kehidupan dan keamanan kapal, administrasi umum, dan emergency responder.

E. Markonis/ Radio Officer/ Spark

Sesuai dengan nama jabatannya, pada struktur jabatan di kapal berikutnya ini memiliki tugas menjaga keselamatan kapal. Markonis atau radio officer ini mencegah agar kapal terhindar dari bahaya seperti kapal yang karam, serangan badai, dan lain-lalin.

F. Kepala Kelasi/ Bosun (Serang)

Pada jenjang karir yang berikutnya adalah sebagai bosun atau kepala kelasi. Tugasnya adalah memberikan pertanggungjawaban kepada chief officer atas semua ABK. Selain itu, kepala kelasi juga memimpin atau memantau seaman biasa dan seaman madya.

G. Pumpman (Khusus Tanker)

Selain bosun, divisi lain yang memberikan laporan ke chief officer adalah pumpman. Pekerjaan utamanya adalah melakukan pemeliharaan rutin terhadap mesin dan peralatan dek terutama pompa serta membantu operasional kargo.

H. AB (Seaman Madya)/ Juru Mudi

Divisi berikutnya dalam struktur jabatan di kapal adalah juru mudi atau seaman madya. Divisi yang satu ini bertugas untuk memberikan support kepada pejabat di departemen deck dalam semua aktivitas di ruang kargo, kemudi, dan juga operasional pelayaran di bawah pengawasan kepala kelasi.

I. O/S (Seaman Biasa)/ Kelasi

Selain seaman madya, terdapat pula divisi seaman biasa atau kelasi. Seperti halnya seaman madya, kelasi juga bertugas untuk mensupport petinggi departemen deck, terutama dalam hal kebersihan dek di bawah pengawasan kepala kelasi.

2. Departemen Mesin

Struktur jabatan di kapal berikutnya adalah departemen mesin. Tugas utamanya adalah untuk menjaga, menjalankan, dan merawat kondisi mesin utama, mesin bantu, serta seluruh instalasi listrik yang ada di dalam kapal.

A. Chief Engineer

Jabatan paling tinggi dalam departemen mesin dipegang oleh chief engineer. Tugas utamanya adalah memberikan laporan pertanggungjawaban kepada nahkoda atas segala hal yang berkaitan dengan engine.

B. First Assistant Engineer

Berada di bawah pengawasan chief engineer, tugas dari first assistant engineer adalah memimpin ABK divisi mesin dan bertanggung jawab terhadap operasional  keseharian departemen mesin dan mesin induk.

C. Second Assistant Engineer

Tugas dari divisi second assistant engineer ini adalah untuk memonitor dan bertanggung jawab terhadap pemeliharaan generator, semua pompa, dan mesin bantu. Untuk semua bahan bakar dan oli yang digunakan harus ditulis secara lengkap dalam jurnal mesin untuk dilaporkan ke perusahaan perkapalan.

D. Third Assistant Engineer

Struktur jabatan di kapal pesiar berikutnya ini bertugas memantau dan memelihara generator air tawar, kompresor hawa, mesin sekoci, pemurni. Bekerja sama dengan third officer dalam menyiapkan peralatan keselamatan dan pemadam kebakaran di lokasi mesin dan lokasi lainnya.

E. Juru Listrik/ Electrician

Memiliki tugas dan kewajiban untuk menjaga serta memanfaatkan tenaga listrik dan tenaga cadangan merupakan tanggung jawab dari divisi juru listrik.

F. Number One Oiler (Foreman/ Mandor Mesin)

Tugas utama dari divisi mandor mesin atau foreman ini adalah untuk memantau divisi oiler dan wiper serta mendelegasikan perintah yang sudah diarahkan oleh first assistant engineer.

G. Oiler

Divisi ini bertugas untuk menjaga seluruh mesin kapal, baik dalam hal pemeliharaan maupun perbaikan.

H. Fitter

Merupakan divisi yang khusus bertugas sebagai juru las atau welder.

I. Wiper

Seperti halnya oiler, divisi wiper juga bertugas di seluruh elemen dalam hal menjaga, merawat, dan perbaikan mesin.

3. Departemen Catering

Untuk struktur jabatan di kapal pesiar yang ketiga adalah departemen catering yang bertanggung jawab penuh terhadap seluruh aspek yang berhubungan dengan kuliner, binatu, dan kebersihan.

A. Chief Cook

Sebagai seorang chief cook, tugasnya adalah untuk mengawasi divisi dalam semua aspek. termasuk didalamnya adalah kebersihan, disiplin, pembuatan menu, serta mengatur anggaran, pengawasan terhadap tata cara makanan dan nilai gizi.

B. Second Cook

Divisi berikutnya dalam departemen catering adalah second cook. Tugasnya adalah memasak sesuai perintah chief cook dan mengawasi utility terhadap pelaksanaan tugas yang diperintahkan.

C. Utility/ Cook/ Helper

Bagi seorang helper atau utility, tugas utamanya adalah melaksanakan semua perintah dari chief cook dan second cook. Misalnya, melayani semua crew saat makan, menyiapkan peralatan dapur, serta melaksanakan tugas kebersihan sehari-hari.

Sebelum memutuskan akan memilih jenjang karir yang tersedia, ada baiknya bagi Anda untuk mengetahui terlebih dahulu apa saja struktur jabatan di kapal pesiar yang Anda inginkan. Baik itu di departemen mesin, deck, maupun catering, sebaiknya pertimbangkan dengan matang dan pilihlah yang sesuai dengan latar belakang pendidikan yang Anda miliki.

Kesimpulan

Jadi setelah saya simpulkan ada masing-masing 9 jabatan yang ada pada Departement Deck dan Mesin serta 3 jabtan pada Departement Catering. Setelah di totalkan semuanya ada 21 posisi dalam satu kapal.

Sekian yang bisa disampaikan pada pembahasan kali ini tentang struktur organisasi kapal yang wajib diketahui jika hendak memasuki dunia perkapalan. Jika ada hal yang ingin ditanyakan silahkan lampirkan pada kolom komentar. Terimakasih.